JAKARTA - Transportasi laut menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Aceh Singkil dan Pulau Simeulue.
Salah satu armada utama yang melayani rute ini adalah Kapal Ferry Teluk Sinabang, yang beroperasi pulang-pergi antara Pelabuhan Singkil dan Sinabang.
Pada Minggu, 4 Januari 2026, kapal ini kembali siap mengangkut penumpang, kendaraan, dan barang, sekaligus menjadi sarana distribusi logistik penting di kawasan barat Sumatera.
Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Aceh Singkil, Musliandi, menyampaikan bahwa keberadaan kapal ini sangat vital bagi masyarakat lokal, wisatawan, dan pengiriman barang.
“Jarak tempuh Singkil-Sinabang sekitar 14 jam. Penumpang diharapkan mempersiapkan perjalanan sejak awal dan memperhatikan kondisi cuaca,” ujarnya.
Jadwal Keberangkatan Kapal Teluk Sinabang
Dari Singkil ke Sinabang:
Kapal Teluk Sinabang berangkat pukul 18.00 WIB.
Dari Sinabang ke Singkil:
Kapal Teluk Sinabang berangkat pukul 08.00 WIB.
Musliandi menekankan bahwa jadwal ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung faktor cuaca, perawatan kapal, atau kondisi darurat. Penumpang diimbau untuk selalu mengecek jadwal terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Tarif Penumpang dan Kendaraan
Informasi tarif menjadi hal penting bagi masyarakat yang ingin menggunakan kapal. Harga tiket untuk penumpang dewasa adalah Rp49 ribu, sementara bayi dikenakan tarif Rp6 ribu.
Untuk kendaraan:
Sepeda motor (golongan satu): Rp136 ribu per unit
Kendaraan penumpang (golongan empat): Rp969 ribu per unit
Tarif ini berlaku sepanjang Januari 2026, namun dapat disesuaikan sewaktu-waktu sesuai kebijakan PT ASDP Indonesia Ferry.
Fungsi dan Pentingnya Kapal Ferry
Kapal Teluk Sinabang bukan hanya alat transportasi, tetapi juga jalur distribusi logistik. Kapal ini memastikan kebutuhan pokok masyarakat di Simeulue dan Aceh Singkil tetap terpenuhi, termasuk pangan, obat-obatan, dan kebutuhan rumah tangga.
Selain itu, kapal ini memberikan akses wisata yang lebih mudah bagi pengunjung Pulau Simeulue. Wisatawan bisa menjelajahi keindahan pantai, hutan, dan kawasan konservasi di pulau tersebut dengan mudah, karena transportasi laut menjadi pilihan utama yang aman dan nyaman.
Fasilitas dan Keamanan Penumpang
Perjalanan selama 14 jam dapat dimanfaatkan penumpang untuk beristirahat dan mempersiapkan agenda di tujuan masing-masing. Kapal Teluk Sinabang dilengkapi fasilitas dasar seperti:
Tempat duduk nyaman
Area istirahat
Layanan keamanan yang dijaga oleh kru kapal
Musliandi menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Setiap pelayaran dilakukan sesuai prosedur keselamatan standar, dan kru kapal dilatih untuk menghadapi kondisi darurat di laut.
Tips Perjalanan dan Persiapan
Karena perjalanan memakan waktu cukup lama, penumpang disarankan untuk mempersiapkan tiket dan kendaraan lebih awal. Bagi pengguna kendaraan besar, pastikan ketersediaan tempat di kapal agar tidak terjadi penumpukan atau keterlambatan.
Selain itu, penumpang diimbau membawa perbekalan secukupnya, seperti makanan ringan, air minum, dan obat-obatan pribadi. Mematuhi protokol keselamatan dan arahan kru kapal selama pelayaran juga sangat penting demi kelancaran perjalanan.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Kapal Teluk Sinabang memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal. Dengan jalur laut yang lancar, perdagangan antar pulau dapat terjaga, distribusi barang tetap stabil, dan mobilitas masyarakat meningkat. Hal ini sangat krusial bagi daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat.
Kapal ferry juga mendukung sektor pariwisata, karena wisatawan dapat lebih mudah menjangkau pulau-pulau di Aceh Barat. Dengan demikian, Kapal Teluk Sinabang tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.
Kesiapan Operasional PT ASDP
PT ASDP Indonesia Ferry selalu memastikan bahwa kapal dalam kondisi prima. Musliandi menjelaskan, perawatan rutin dilakukan pada mesin, peralatan keselamatan, dan fasilitas penumpang.
“Pemeliharaan dilakukan untuk menjamin setiap pelayaran aman dan nyaman. Penumpang dapat merasa tenang karena aspek teknis dan operasional diperiksa secara berkala,” ujarnya.
Selain itu, operator terus memantau cuaca dan kondisi laut agar penjadwalan tetap fleksibel dan aman. Informasi terbaru selalu diumumkan melalui media resmi dan kontak langsung ke Pelabuhan Singkil.
Kapal Ferry Teluk Sinabang tetap menjadi pilihan utama masyarakat Aceh Singkil dan Simeulue untuk mobilitas harian, wisata, dan distribusi logistik. Dengan jadwal yang jelas, tarif terjangkau, fasilitas memadai, serta prioritas keselamatan penumpang, Kapal Teluk Sinabang memberikan layanan yang andal.
Masyarakat diimbau selalu memantau jadwal keberangkatan dan kondisi kapal sebelum melakukan perjalanan. Dengan kesiapan armada dan koordinasi operasional, transportasi laut di kawasan barat Sumatera tetap berjalan lancar dan mendukung perekonomian lokal secara berkelanjutan.